Mengenai Saya

Foto saya
padang, sumatra barat, Indonesia
jangan buat aku terlau mencintaimu

Senin, 14 Juni 2010

Pendekatan Penilaian Acuan Kriteria (PAK)

Dalam proses penilaian acuan kriteria (PAK), untuk menentukan kelulusan seseorang ditentukan sejumlah kriteria. Bilamana seseorang telah memenuhi kriteria tersebut, ia dinyatakan lulus atau telah menguasai bahan tersebut.
Kriteria dalam proses pembelajaran selalu mengacu pada tujuan isntruksional umum dan tujuan instruksional khusus. Keberhasilan seseorang dalam proses pembelajaran (kelulusan) ditentukan oleh tingkat kenguasaan tujuan instruksional. Berbeda dengan penilaian acuan norma (PAN), di mana nilai atau kelulusan seseorang ditentukan oleh kelompoknya.
Penilaian dengan pendekatan criteria selalu digunakan dalam sistem belajar tuntas. Sesuai namanya, yaitu belajar tuntas semua tujuan instruksional yang mudah atau yang sukar, yang penting atau yang kurang penting harus benar-benar dikuasai.
Suatu contoh misalnya dalam belajar tuntas IPA SMK Kurikulum 2006 dinyatakan bahwa dalam rangka mencapai kompetensi dasar IPA Tingkat I semeste I, setiap peserta didik harus mampu mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik. Untuk ini, indikator yang dikembangkan dalam silabus adalah:
1. Langkah-langkah metode ilmiah diijelaskan dan masing-masing diberikan contohnya
2. Gejala-gejala alam biotik di lingkungan sekitar diidentifikasi secara cermat dan masalah yang ditemukan dirumuskan dengan jelas.
3. Hipotesis disusun sebagai solusi terhadap masalah yang telah dirumuskan.
4. Rumusan hipotesis memperlihatkan hubungan antar variabel.
5. Rencana penelitian disusun dengan varibel-variabel (manipulasi, respon, dan kontrol) yang akan diukur, prosedur, cara pengumpulan data dan mengolah data diuraikan dengan jelas.
6. Variabel-variabel penelitian diperlakukan dan diukur dengan teliti/akurat, diolah serta simpulan yang dibuat sesuai dengan data.
7. Laporan penelitian ditulis, dikomunikasikan dan hasilnya dipertahankan dengan argumentasi yang sesuai.
Untuk penguasaan yang tuntas atas kompetensi dasar ini, kriteria yang dikembangkan dalam bentuk tujuan pembelajaran antara lain adalah, Siswa SMK harus dapat :
a. Memberikan contoh masalah pada gejala alam biotik.
b. Memberikan contoh hipotesis pada gejala alam biotik.
c. Menyusun rencana penelitian dengan variabel-variabelnya pada gejala alam biotik.
d. Memperlakukan dan mengukur variabel penelitian dengan teliti.
e. Mengolah data hasil penelitian secara cermat
f. Menyajikan data hasil penelitian secara tepat
g. Membuat kesimpulan hasil penelitian dengan benar.
h. Membuat laporan hasil penelitian secara baik.
i. Mempertahankan argumentasi laporan penelitian.
Utk mengukur apakah kesembilan tujuan di atas telah dikuasai oleh peserta didik, maka untuk setiap tujuan harus diukur (dites) tingkat penguasaannya dengan menggunakan butir tes untuk setiap kriteria di atas. Kalau digambarkan dalam bentuk tabel akan diperoleh sebagai berikut:

Tujuan : a b c d e f g h i
Tes : Ta Tb Tc Td Te Tf Tg Th Ti
Tujuan a: Siswa Kelas X SMK dapat memberikan contoh masalah pada gejala alam biotik
Tes a :
1. Apakah yang dimaksud dengan masalah pada gejala alam biotik?
2. Berikan contoh masalah yang berkaitan dengan gejala alam biotik!
3. Bagaimana rumusan masalah pada proses pembusukan buah?
4. Bagaimana rumusan masalah pada kemusnahan harimau jawa?
Dengan demikian untuk mengetahui penguasaan tentang tujuan a dapat ditulis beberapa butir soal. Keempat butir soal di atas mengukur tujuan yang sama, keempatnya disebut tes pararel.
Jika jawaban siswa salah dalam menjawab butir soal 1, berarti ia tidak bisa memberikan contoh gejala alam biotik (tidak bisa menjawab butir soal 2). Sehingga siswa perlu diperjelas tentang masalah pada gejala alam biotik.
Jika siswa salah menjawab butir soal 2, maka siswa itu tidak mengetahui bahwa pembusukan buah adalah gejala alam biotik pada tumbuhan. Sehingga ia mungkin juga akan salah menjawab butir soal 3. Oleh karena itu pengenalan masalah gejala alam biotik pada dunia tumbuhan perlu diperluas atau diperdalam. Ia juga belum mengetahui bahwa musnahnya harimau jawa termasuk gejala alam biotik. Sehingga ia mungkin juga akan salah menjawab butir soal 4. Oleh karena itu pengenalan masalah gejala alam pada dunia hewan perlu diperluas atau diperdalam.
Dengan sejumalh butir soal seperti di atas, kita bisa mengetahui kelemahan siswa untuk tujuan a. Kalau kelemahan siswa sudah diketahui, maka guru dapat memberikan perlakuan khusus untuk mengatasi kelemahan tersebut, bagi siswa yang sudah menguasai dapat dimantapkan penguasaannya pada tujuan tersebut sebelum pindah ke tujuan berikutnya, b.
Alat ukur atau butir tes untuk menentukan penguasaan peserta didik terhadap bahan pembelajaran yang sudah dipelajarinya, dikembangkan berdasarkan tujuan pembelajaran. Kalau sekiranya terdapat 60 tujuan instruksional khusus (TIK) yang telah dipelajari selama satu periode maka untuk mengukur tingkat penguasaan peserta didik dikembangkan 60 butir tes (misalnya pilihan ganda). Ini berarti setiap TIK dibuat satu alat ukur berupa satu tes (obyektif-pilihan ganda). Dengan tersedianya satu alat untuk satu tujuan, maka setelah pengadministrasian dan pengolahan jawaban peserta didik akan dapat dibuat pada penguasaan masing-masing peserta didik terhadap 60 buah tujuan (TIK) yang telah diselesaikan melalui analisis nilai peserta pembelajaran.
Melalui peta jawaban tersebut dapat dibaca tingkat penguasaan setiap peserta didik dan juga dapat dibaca tujuan mana yang telah dikuasai oleh sebagian kecil peserta didik, dan tujuan mana yang hampir semua peserta didik sudah menguasainya.
Dalam pendekatan acuan kriteria (PAK) diharapkan peserta didik menguasai semua tujuan yg telah dibelajarkan, namun dalam kenyataan harapan ini sukar dicapai, sehingga kita perlu ditawarkan adanya batas minimal (kriteria ketuntasan minimum, KKM) tingkat pencapaia tujuan tersebut. Misalnya seorang siswa SMK tingkat I dikatakan menguasai kegiatan belajar IPA kalau minimal 75% dari pertanyaan yang tertuang dalam tes formatif dapat dijawab dengan benar. KKM digunakan untuk syarat melanjutkan pada kegiatan belajar/ materi selanjutnya.
Ada persamaan pengembangan butir soal untuk PAN dan PAK, antara lain keduanya menentukan lebih dahulu hasil kemampuan apa yang akan diukur dan cara pengukuran yang bagaimana yang paling tepat untuk melihat kemampuan tersebut (dengan tes tulis, lisan, pengamatan dan sebagainya)
Pada pengembangan butir soal untuk PAN, tingkat kesukaran soal harus diperhatikan. Butir soal yang dikembangkan tidak seluruhnya mudah dan tidak semuanya harus sukar, tetapi kombinasi butir soal yang mudah, sedang, dan sukar. Sehinggga keseluruhan butir soal tersebut tingkat kesukarannya sekitar 50%. Pada pengembangan butir soal untuk PAK tingkat kesukarannya tidak diperhatikan karena maksud soal ini bukan membedakan anak pintar dari yang kurang pintar, tetapi melihat tingkat penguasaan seseorang terhadap bahan atau tujuan instruksional. Juga daya pembeda tidak diperhatikan dalam PAK, justru yang menjadi perhatian adalah daya serap anak didik. Sebiknya semua bahan atau tujuan instruksional dapat dikuasai oleh siswa (tingkat penguasaan 100%). Jika tidak maka ada lembaga pendidikan yang merasa cukup dengan tingkat penguasaan 75% atau 80%.
Menentukan Nilai Menurut PAK
Di atas telah dicontohkan bahwa tingkat penguasaan minimal (KKM) IPA SMK misalnya 75%. Jika si Amir pada akhir semester menurut daftar nilai guru mendapatkan nilai 85%, 90%, 94%, 82% dan 96% maka nilai rata-rata Amir 89,4%. Angka rata-rata 89,4% dalam skala 1-100 adalah 89,4, dan dalam skala 1-10 menjadi 8,94. Jika nilai matapelajaran IPA tadi harus menggunakan konversi huruf (A, B, C, D, dan E) maka nilai Amir adalah B. Konversi nilainya adalah sbb:
95< = A
86- 95 = B
81-85 = C,
76-80 = D,
<75 = E
Pemanfaatan PAK
Menurut Payne (1974), penerapan PAK dalam hal sebagai berikut:
1. Penempatan seseorang dalam rentetan kegiatan belajar
2. Untuk mendiagnosis kemampuan seseorang dalam pembelajaran. Artinya informasi yang diperoleh melalui diagnosis ini langsung dapat digunakan oleh anak didik untuk mengatur langkah apa yang harus dilakukan, atau guru dapat langsung menentukan keperluan anak didik agar proses pembelajaran membawa manfaat yang lebih bermakna bagi anak didik tersebut.
3. Jika dilakuka secara periodik dDapat digunakan untuk memonitor kemajuan setiap anak didik dalam proses pembelajaran. Secara berkelanjutan dapat diketahui status seseorang dalam satu rentetan kegiatan belajar. Akhirnya dapat memacu atau memotivasi semangat belajar siswa.
4. Kemampuan masing-masing anak didik untuk menyelesaikan kurikulum secara kumulatif akandapat menentuka keterlaksanaan kurikulum.
5. Untuk melacak kemampuan khusus para anak didiknya dalam satu bidang studi.
6. Untuk segera mengetahui kelemahan proyek atau program dan segera dilakukan penyesuaian agar dicapai hasil yang paling optimal.

Hubungan HAM dengan Negara Hukum

Hubungan HAM dengan Negara Hukum
Kuliah HAM tgl 19-20 4 2009 (IV)
Dosen:
Edi Haskar, SH, MH/Aria Herjon, SH

• Negara hukum dengan penegakan HAM ibarat dua sisi mata uang dengan sisi yang berbeda
• Negara Hukum dan HAM tidak bisa dipisahkan.

Konsep HAM paham Liberal
• Secara formal dimulai sejak Juli 1776 – deklarasi kemerdekaan 13 negara2 Amerika
• Proklamasi Amerika tersebut dipengauhi oleh pemikiran John Locke dan dikembangkan oleh Lafayette (perancis).
• Masalah HAM adalah merupakan reaksi keras terhadap sistem pemerintahan, politik, sosial yang absolut (negara tida menjamin HAM).
• HAM bersifat mutlak dan harus dijunjung tinggi oleh negara, pemerintah atau oleh org yg ada.
• Persoalan HAM merupakan tanggungjawab bersama (penguasa, pemegang uang, pemikir, agamawan dan siapa saja yang mau erlibat dengan masalah kemanusiaan). Karena kenyataan dalam masyarakat adanya manusia yang kurang beruntung (berada pada posisi bawah, golongan yg tdk berpunya)

Konsep HAM paham Sosialis
• Dikembangkan oleh Karl Mark.
• Makna hak asasi tidak menekan pada hak masyarakat melainkan menekankan pada kewajiban masyarakat.
• Konsep sosialis ini lebih menekankan pada kemajuan ekonomi daripada hak politik dan hak-hak sipil.
• Mendahulukan kesejahteraan dari kebebasan
• HAM bukan pemberian hukum alam melainkan merupakan pemberian penguasa (pemerintah, negara)
Konsep HAM Dunia Ketiga
• Kelompok dunia ketiga negara2 yang berada di benua asia, afrika dan amerika latin (termasuk negara Indonesia)
• HAM = Ada tiga kelompok:
– Pertama dipengaruhi oleh konsep barat
– Kedua dipengaruhi oleh konsep sosialis
– Ketiga dipengaruhi oleh konsep filsafat hidupnya (Indonesia)
• Sejak dari Nenek moyang bangsa indonesia telah mengenal norma, hukum dan peraturan perundang-undangan yang ditaati oleh warga dan penguasa
• Adanya hukum dan undang-undang beruapa pembatasan kekuasaan pemerintah.
• Pemabatasan tersebut adanya memberikan kesempatan untuk mengimbangan kekuasaan pemerintah dengan menggunakan hak bertanya, protes, menyelidiki, menilai, mengkritik, mogok dan menegur dari anggota masyarakat baiks secara langsung maupun secara tidak langsung kepada pepemrintah.
HUBUNGAN HAM DENGAN NEGARA HUKUM
• Negara Hukum
• Perjuangan negara hukum telah dimulai sejak abad pertengahan (500-1500 M) = konflik antra Paus dengan Raja (kerajaan)
– Niccola Machiaveli : untuk menuju negara yang kuat, raja harus bebas dan tidak terikat dengan norma-norma yang ada (agama dan moral). Raja – serigala, licik, penipu demi untuk negara.
– J Bodin : raja memiliki hak mutlak untuk mengikat rakyatnya lewat undang-undang yang disusunnya.
– Thomas Hobbes : karena kehidupan penuh pertentangan yg sepakat menyerahkan kekuasaan negara kepada raja, sehingga raja memiliki kekauasaan mutlak dari anggota masyarakat

• Istilah negara hukum ada yang menyebutnya dengan Rechsstaat dan ada pula disebut denga Rule of law.
• Sarjana Eropa Kontinental menyebutnya dengan rechsstaat.
• Menurut Stahl Unsur2 negara hukum adalah sebagai berikut:
– Adanya pengakuan HAM
– Adanya pemisahan kekuasaan
– Pemerintahan berdasarakan peraturan-peraturan.
– Adanya peradilan tata Usaha Negara

• Sarjana Hukum Anglo Saxon (Inggeris dan Amerika) menyebutkan negara hukum dengan Rule of law.
• Menurut AV Dicey unsur-unsur negara hukum itu adalh sbb :
– HAM dijamin oleh UU
– Persamaan kedudukan di muka hukum
– Supremasi aturan-aturan hukum dan tidak adanya kesewenang-wenangan tanpa aturan yang jelas.

• Berdasarkan pertemuan ahli hukum di bangkok tahun 1965 telah memperluas makna atau syarat Rule of law tersebut, yaitu:
– Adanya perlindungan konstitusional
– Adanya kehakiman yang bebas dan tidak memilihak.
– Pemilihan umum yang bebas
– Kebebasan untuk menyatakan pendapat
– Kebebasan untuk berserikat atau berorganisasi dan beroperasi
– Pendidikan warga negara

• Setiap undang-undang atau aturan dasar harus memuat nilai HAM sebagai asas-asasnya.

Minggu, 13 Juni 2010

kuchiiing




adek2 mu menunggu dirumah yank. pulang ya....kucingku...."Maimunah"oh maimunah

kuching



ne kuching kesayangan ku yang ilang entah kemana...
udah dicari etep ja gak ketemu..sediih...

Rabu, 26 Mei 2010

cerita anK KAMpus..

Kali ni gue bakal cerita tentang hidup anak kuliahan….. Walo kadang rada gak penting juga sich..tapi denger dan baca ajah..wwkkwkkkkkk .. Nah gene, anak kuliahan terkadang terasa rada enak di denger tantang anak kuliahan, ada yang bilang kalo anak kuliahan terkesan adalah orang yang terpelajar, orang yang sering menuntut banyak yang dituntutnya dari masalah Negara sampe masalah interen..hehheehe.. Ada juga orang yang berfikiran lain tentang anak kuliahan dari yang versi anak kuliahan yang gaol, yang suka hura2.tapi gek semuanay kayak gitu koq…
Nah gene gue bakal bahas tentang anak kuliahan yang sering gue lihat,,yah kan gue juga anak kuliahan.. Ada yang gue liat sering nangkring didepan kampus, ditaman kampus, didepan kelas, bahkan ada yang nangkring ditempat2 gak terlihat,,,hahhaha… Walo terkadang terkesan sepele, tapi ni patut juga kita bahas..oke… Gue sering liat anak2 ini nangkring didepan kampus, nah..mao tau apa yang bisa mereka bahas…???
Okeh. Dari yang cewek dulu, mereka sering banget yang bahas tentang fasion,,mode,,,trend…ada juga yang tentang cowok keren yang ada disekitar mereka…… nah mereka sering cerita tentag ini bersama2, tau kenapa? Karena cewek terkadang sering cerita tentang ini gara2 menurut mereka ini penting..tapi kalo menurut gue sich kurang penting,,toh gue gak suka omongin orang..heehehehee..kalo cerita fasion anak2 lebih mementingkan tampilan mereka, terkadang terkesan konsumtif banget…ada catalog baru..liat..trus beli…tau gak? Harganya mahal gila….kalo gue mag suka belanja juga, tapi lait2 dulu trus pikir2 dulu, kalo dirasa penting y ague beli,,kalo gak ya gak beli….hemat..apalagi gue punya planning buat beli sesuatu yang udah gue ancang2 dari dulu… heheeh..trus anak2 juga sering bahas tentang mode..nah sekarang lagi mode banget tuh cara berpakaian ala JADUL getu..dari pakai kalung gede..ampe pake baju yang udah tua(taon 70_an)..mereka angggap ne adalah cara mereka buat mengekspresikan diri mereka,,,kalo gue sich lebih seneng pake apapun yang gue suka..dari pake clana jeans, spatu kats dan kaos oblong ato kemeja…biasa banget gue..hehhehe
Sekarang gue bakal bahas tentang cowok..cowok kalo lagi nagkring seneng banget cerita tentang cewek,,kendaraan dan kadang2 cerita tentang “……….” Ngerti aja lah..hehhehe…cowok sering omongin cewek yang biasanya yang diomongin tentang cewek seksi, cantik dan laennnya..ya sebatas itu lah..trus kalo bahas tentang kendaraan mereka sering pamer kendaraan dari yang pake motor gede ampe yang pake mobil..yang gue heranin sich cowok2 yang suka pamer ntu.ada yang pamer motornya, tapi yang lucunya ntu motor Cuma motor sewaan ato motor yang masih kredit.hahhahahha… pamer segala didepan orang2, track2n di jalan depan kampus,,,gue sich Cuma ketawa..haahhaa….turs cowok yang sering bahas tentang “….seks…”nah gue paling benci banget pas denger in cowok cerita masalah ne..nontonnya rame2..amape hubungan mereka ama pacarnya pake diceritain..apa gak malu tuh..?
Nah cerita gue tamat ampe sini aja deh….gue dah cerita banyak,ntar gue dikira sebagai penyebar cerita hahhahaaa…..

“jadilah apa yang loe mau…”

gaya hidup anak sekarang

di sini gue pengen cerita tentang gaya anak sekarang..baik gaya berpakaian mereka, maupun gaya bicara mereka dan cara mereka bergaul jaman sekarang ini.
sekarang semakin tingginya rasa keingina individualisme mereka sehingga mereka gak ngerti lagi cara bagaimana cara "bergaya yang baik"
gue bakal bahas gaya berpakaian mereka
katanya sih "ini gaya gue, apaun ini terserah gue...."yah, begitulah.. mereka lebih senang cara berpakaian yang gak banget buat orang yang gak ngerti individualisme itu sendir..mah gene mereka sekarang seneng banget pakai kaos oblong kedodoran plus clana jeans ketat dan sepatu kats..nah ini yang enak gue..suka2 gue..kalo orang yang gak ngerti sih bilangnya gak sopan. gue liat ndiri dikampus banyak benget yang kayak gitu cewek ato cowok hampir sama. plus tatanan rambut mereka... ada yang diikat samping ada yang diikat belakang bahkan ada yang gak diikat.,,,,hahahha..
jujur ye.gue temasuk orang yang seneng banget berimajinasi lewat gaya rambut..gue pernah potong pendek banget,,mirip rambutnya cowok..trus gaya emo..gaya rambutnya vocalis band rock.. gaya harajuku yang bikin semua orang melotot pas liatin gue..udah gue coba semua.nah sekarang gue lage coba gaya rambut yang gue bikin sendiri..gue potong ndiri..gue cat warna item biar lebih gemana getoh..trus gue sering banget kemana2 pake topi kupluk..yah..gak lupa pake eye liner dikit di mata..temen2 gue bilang ne campuran emo, harajuku dan reage..heheeh gue cuma ketawa pas dengernya..





nah sekarang gaya berpakaian..gue seneng banget pake kemeja ato pake kaos oblong, sepatu kats dan clana jeans...dan gak lupa ipod yang selalu gue dengerin...ato kadang2 gue juga make clana pendek...tapi pake kaos oblong yang over size...hehhheh...suka2 gue banged deh..tapi gue paling gak suka dibilang tomboy gara2 cara berpakaian gue....
gue masih kayak cewek lainnya koq, masih gaol ma cewek2 laen..dan ya getu dag..hheeheh...
nah kadang gue bertanya2 dalam hati " ampe kapan gue kayak gene? pake apa yang gue mau dan gue suka..?"
tapi sih inilah gue apaadanya....ini gue,,lo suka ato gak terserah lo...karna gue punya otonomi buat diri gue sendiri...


SMANGAAAATTTTTT.....................CiiaaaaaaTTTTttttt..........

Sabtu, 22 Mei 2010

pUASkaH...???? puas gak ya....??

ne baca ya...ampe puas...bangeetttt wkkk....
moga puas ya....







Puaskah kau lukaiku
Puaskah kau sakitiku
Puaskah khianatiku
Puaskah hoo.. Sayangku

Di manakah nuranimu
Di mana akal sehatmu
Sekarang kau campakanku
Setelah kau dapatkanku

Reff:
Mungkin hanya bila ku mati
Kau ‘kan berhenti ‘tuk menyakiti
Sampai kapan aku begini
Terus begini
Terus engkau lukai

Ingatlah saat yang lalu
Saat kau peluk diriku
Tapi kini semua lalu
Kau tega khianatiku




nah dah puas blom..???kalo blom puas mari kita puas2kan..wkkkkkwwkkwkwkkk